Airnav dan Otoritas Bandara Apresiasi Polres Terkait Penerbangan Balon Udara Tradisional di Wonosobo

news, Regional

WONOSOBO, news4.online – Festival balon udara tradisional di desa Kembaran kecamatan Kalikajar pada Kamis (5/5/2022) memasuki hari kedua dan dipantau langsung Forkompimda Wonosobo, Airnav Yogyakarta dan Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya.

Sebelumnya kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun saat perayaan Hari Raya Idul Fitri tersebut dua tahun belakangan tertunda dikarenakan adanya pandemi Covid-19.

Tahun ini kembali digelar guna melestarikan tradisi terbangkan balon udara tradisional di seputar wilayah Wonosobo saat Lebaran.

Bupati Wonosobo pun mengapresiasi atas pelaksanaan festival balon tersebut dan berpesan untuk mematuhi peraturan dalam penerbangan balon udara.

“Tradisi tetap dilestarikan namun tidak meninggalkan aturan yang ditetapkan agar tidak mengganggu dan menjaga keselamatan lalulintas penerbangan udara,” kata Afif Nurhidayat, S.Ag.

Terpisah Airnav Yogyakarta dan Otoritas Bandara wilayah III Surabaya juga memberi apresiasi kepada Forkompimda khususnya Polres Wonosobo dengan telah memfasilitasi para pecinta balon udara melalui Festival Balon Udara Tradisional di Wonosobo.

“Terima kasih mereka (penggiat balon udara) telah ditampung dalam festival balon udara. Di bandingkan tahun sebelumnya tahun ini jumlah balon udara yang terbang liar tidak terlalu banyak ini dari laporan pilot kepada pihak Airnav Yogyakarta,” ungkap M.Anis, petugas otoritas Bandara wilayah III Surabaya.

Oleh karenanya pihaknya selalu berkoordinasi dalam menanggulangi penerbangan balon udara.

“Kami berterimakasih atas kerjasama dan partisipasi Polres Wonosobo dari tahun ke tahun dalam menangani permasalahan balon udara ini,” ungkap M. Anis.

Sementara Kapolres berharap kepada masyarakat Wonosobo khususnya penggiat balon udara untuk mematuhi peraturan yang berlaku demi keselamatan bersama.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menerbangkan balon udara sesuai aturan, tradisi memang tidak boleh luntur namun peraturan yang ada harus dipatuhi demi keselamatan bersama,” tutup AKBP Ganang.(*)

 

Editor Edi

Tinggalkan Balasan