Angka Stunting dan Jumlah Tim Pendamping Keluarga di Wonosobo

news, Regional

WONOSOBO, news4.online – Berbagai program pembangunan dilakukan Pemerintah Kabupaten Wonosobo guna mengatasi permasalahan kemiskinan dan stunting.

Khususnya stunting di Wonosobo berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) dan Aplikasi Elektronik Pencatatan dan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGNM) angkanya masih di atas 20%.

“Dari data SSGI masih di atas 28 % dan dari EPPGBM angka stunting di kabupaten Wonosobo diangka 20 %,” jelas Kepala Dinas PPKBPP-PA kabupaten Wonosobo Dyah Retno Sulistyowati, S.S.T.P, Kamis (13/5/2022).

Dilanjutkannya, sementara berdasarkan penimbangan serentak bulan Februari 2022 data manual angka stunting di Wonosobo sudah mencapai 12,6 %.

“Sedangkan target nasional di tahun 2024 angka stunting di Indonesia di angka 24 %. Artinya angka stunting di Wonosobo di bawah target nasional,” ujarnya.

Berbagai strategi ditempuh kabupaten Wonosobo guna menurunkan angka stunting maupun kematian ibu dan anak di wilayahnya.

“Saat sekarang sebanyak 2034 orang menjadi Tim Pendamping Keluarga (TPK) Bergerak. Di tiap desa disiapkan 2 tim TPK dimana tiap tim terdiri 3 orang yakti Bidan/Nakes, tim PKK dan Kader KB,” urai Dyah Retno S di sela apel siaga TPK Nusantara Bergerak. (*)

 

Editor Edi

Tinggalkan Balasan