Apresiasi Terhadap Kegiatan TBM Taman Ilmu dan Madah Saloka di Natuna, AMK Lakukan Ini

edukasi, nasional, news

NATUNA, news4.online – Jelang milad ke-33 AMK yang diperingati tiap 30 Nopember beragam kegiatan dilaksanakan para pengurus dan kadernya diberbagai wilayah. Salah satunya dilakukan ketua PN AMK bidang kemaritiman, Harken yang mengagendakan bersilahturahmi ke beberapa Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di daerah pesisir kabupaten Natuna.

“Sebagai salah satu tempat masyarakat mendapat informasi lewat buku bacaan, TBM dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan masyarakat,” jelas Harken, Minggu (28/11/2021).

Saat berkunjung di TBM Taman Ilmu di desa Mekar Jaya kecamatan Bunguran dan TBM Madah Seloka di desa Pulau Tiga kecamatan Pulau Tiga Barat terungkap aktifitas dan kreatifitas dua TBM tersebut.

“Selain kami menyerahkan bantuan buku bacaan guna menambah koleksi dan bahan bacaan di sana, saat berdiskusi dan tinjau langsung kedua TBM memiliki aktifitas dan kreatifitas yang patut diapresiasi.” kata ketua PN AMK bidang kemaritiman ini.

Inovasi dan kreatifitas yang dilakukan TBM Taman Ilmu membuat sedotan dari bahan baku bambu ini mengurangi pemakaian bahan baku plastik dan membuat sirup dari bahan baku buah mangrove yang banyak terdapat di desa tersebut. Sedang di TBM Madah Seloka terus melakukan kegiatan pelestarian budaya bagi generasi muda.

“Kami mengapresiasi terobosan dan inovasi yang dilakukan TBM Taman Ilmu dan TBM Madah Seloka, dimana TBM bukan hanya untuk tempat membaca namun ada kreatifitas, peluang usaha dan pelestarian budaya yang dilakukan di kedua TBM tersebut,” lanjutnya.

Dari kedua TBM tersebut, sambung Harken, terdapat pesan penting bahwa pelestarian alam dan budaya penting untuk dilestarikan guna kelangsungan mahluk hidup serta menjaga budaya bangsa tetap hidup dan tumbuh di era modern ini.

“AMK sangat mendukung dan membantu suksesnya kegiatan yang dilakukan kedua TBM tersebut. Terutama dalam waktu dekat akan diadakan kegiatan literasi budaya dan kemah literasi di bulan Desember 2021 dan 2022.” pungkas penggiat literasi ini. (Guspram)

Tinggalkan Balasan