Binda Jawa Tengah Targetkan Vaksinasi Untuk Anak 6 – 11 Tahun

news, Regional

WONOSOBO,news4.online – Dalam rangka gerakan mempercepat vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, Kamis (23/12/21), Kembali menyelenggarakan vaksinasi massal untuk anak usia 6 – 11 tahun dan masyarakat secara door to door di 6 Kabupaten. Yakni meliputi Kab Banyumas, Kebumen, Boyolali, Karanganyar, Wonosobo dan Magelang.

Sedangkan rencana target vaksinasi hari ini sebanyak 8.500 dosis, jumlah tersebut disebar di 8 titik sentra vaksin, meliputi door to door di Balai Desa Kedungwringin, Kec. Jatilawang, Kab Banyumas, Balai Desa Tambaharjo, Kec. Tambakromo, Kab. Kebumen, kemudian untuk vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun di SDN Surodadi, Kec. Boyolali, Kab. Boyolali.

Vaksinasi dari rumah ke rumah berikutinya diselenggarakan di Desa / Kec Jatiyoso, Kab. Karanganyar, Ponpes Al Mubarok, Desa Mudal, Kec. Mojotengah, Kab. Wonosobo, Desa Sitiharjo, Kec. Garung, Kabupaten Wonosobo, terakhir di Desa Plosogede dan Desa Somokaton Kec Ngluwar, Kab Magelang.

Untuk informasi lebih lanjut, capaian vaksinasi tahap 1 di Provinsi Jawa Tengah per 22 Desember 2021 bisa diakses lewat (https://vaksin.kemkes.go.id/) diketahui sudah sangat baik yaitu mencapai 75,81%. Sementara untuk lansia saat ini baru mencapai 69,22%. Dengan capaian tersebut, maka saat ini mayoritas kab/kota di jawa tengah sudah dapat melaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, karena sesuai aturan dari Kemenkes yaitu jika capaian dosis 1 kab/kota sudah diatas 70 % dan capaian lansianya diatas 60%, maka vaksinasi anak dapat dilaksanakan.

Konsep door to door / jemput bola, menjadi strategi Binda Jateng dalam mengejar capaian vaksinasi. Hal ini karena banyak warga yang selama ini belum vaksin memang memiliki kendala dalam menjangkau lokasi sentra-sentra vaksin, terutama lansia dan difabel. Dengan mendekatkan pelayanan vaksinasi hingga tingkat desa bahkan mendatangi rumah warga, kami yakin semakin banyak warga yang tervaksin dan terbantu mendapatkan vaksin.

Sementara untuk anak usia 6 – 11 tahun dimaksudkan sebagai upaya memberikan kekebalan kepada anak-anak dan melindungi diri dan keluarganya yang rentan menderita covid. Disamping itu, vaksinasi anak juga untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (ptm) khususnya jenjang SD sd SMP, dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan.

Melihat adanya varian omicron yang masuk di Indonesia, masyarakat diminta tidak panik dan tetap menerapkan protokol Kesehatan yang ketat serta segera melakukan vaksin. Hal ini karena, vaksinasi telah terbukti mengurangi gejala fatal dari penderita covid.

Sesuai arahan Kepala BIN, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan bahwa vaksinasi perlu digencarkan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, dalam rangka mendukung program pemerintah untuk percepatan herd immunity / kekebalan komunal. Binda Jateng dalam kaitan tersebut, telah melaksanaan vaksinasi, dengan harapan kekebalan komunal segera terbentuk dan Pandemi Covid-19 dapat segera dikendalikan.(gus)

Tinggalkan Balasan