Cara Membuat SKCK Online Lewat Hp-pun Bisa

edukasi, Internet, tekhno

SIDOARJO, news4.online – Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan surat resmi dari kepolisian kepada seseorang yang menerangkan tentang ada atau tidaknya catatan yang bersangkutan dalam kegiatan kriminalitas atau kejahatan.

Masa berlaku SKCK sendiri hingga 6 (enam) bulan sejak tanggal diterbitkannya, bila dipandang perlu dapat diperpanjang.

Saat sekarang pendaftaran dapat dilakukan dengan cara datang langsung ke kantor kepolisian maupun secara online.

Apabila secara online dapat mengunggah persyaratannya di situs yang telah disediakan.

Pendaftaran secara online para pemohon dapat mengunjungi ke https://skck.polri.go.id/ .

Selain alamat di atas, pemohon bisa mengunjungi laman SKCK online sesuai dengan domisili atau tempat tinggal masing-masing pemohon. Sebab, pihak kepolisian setempat biasanya sudah menyediakan situs SKCK online tersendiri untuk membantu warga, diantara Polresta Sidoarjo

Dilansir dari laman resmi Polri dokumen yang perlu diunggah antara lain ;

  1. Polres
    a. Warga Negara Indonesia,
    b. Fotokopi KTP dengan menunjukan KTP asli
    c. Fotokopi akte lahir ( surat kenal lahir, ijasah, surat nikah)
    Dokumen Sidik Jari /rumus sidik jari,
    d Fotokopi kartu indentitas lain bagi yang belum memenuhi syarat untuk mendapatkan KTP.
    e. Pas foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 6 (enam) lembar dengan latar belakang merah, foto berpakaian sopan dan berkerah, Foto tidak menggunakan aksesoris wajah, tampak muka, dan bagi pemohon yang mengenakan jilbab, pas foto harus tampak muka secara utuh.
  2. Polsek
    a. Warga Negara Indonesia,
    b. Fotokopi KTP dengan menunjukan KTP asli
    Fotokopi akre lahir ( surat kenal lahir, ijasah, surat nikah)
    Dokumen Sidik Jari,
    c. Fotokopi kartu indentitas lain bagi yang belum memenuhi syarat untuk mendapatkan KTP.,
    d. Pas foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 6 (enam) lembar dengan latar belakang merah, foto berpakaian sopan dan berkerah, Foto tidak menggunakan aksesoris wajah, tampak muka, dan bagi pemohon yang mengenakan jilbab, pas foto harus tampak muka secara utuh.

Setelah mengunggah semua dokumen yang diperlukan dan mengisi form pendaftaran yang disediakan dengan benar sesuai data diri di menu laman web, pemohon akan mendapat kode pembayaran.

Pembayaran dapat dilakukan di loket SKCK atau lewat transfer di BRI.

Simpan bukti pembayaran untuk mengambil SKCK dalam bentuk fisik di kantor kepolisian.

Pada awalnya saat membuat SKCK, pemohon akan dikenakan biaya sebesar Rp10.000. Namun, setelah Peraturan Pemerintah (PP) No.60 tahun 2016 ditetapkan, harga untuk mengurus SKCK menjadi senilai Rp30.000 dan besaran tarif tersebut masih berlaku hingga saat ini. (*)

Foto : Antrian membuat SKCK

Tinggalkan Balasan