Di Jateng Disediakan Angkutan Gratis bagi Warga yang Akan Vaksinasi

news, Regional

SEMARANG, news4.online – Sebanyak 14 sentra vaksinasi di 11 kabupaten didirikan oleh BIN Jateng guna menciptakan herd immunity di masyarakat.

“Ini sudah menjadi komitmen kami bahwa warga Jateng harus sehat dengan vaksinasi Covid agar penularan pandemi ini dapat terkontrol,” tegas Kabinda Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto, S.H, M.M.

Lokasi penyelenggaraan vaksinasi massal anak / pelajar usia 6-11 tahun dan masyarakat secara door to door serta vaksinasi booster tersebut meliputi, Kabupaten Kudus, Jepara, Pati, Grobogan, Kendal, Brebes, Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Wonosobo dan Kabupaten Tegal.

Adapun target peserta vaksin dalam kesempatan ini sebanyak 15.000 dosis.

Jenis vaksin yang dipergunakan bagi anak / pelajar yaitu jenis sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM untuk dipergunakan bagi anak / pelajar usia 6 – 11 tahun, sementara untuk masyarakat secara door to door serta vaksinasi booster menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan.

“Sementara pelaksanaan vaksinasi masyarakat door to door diselenggarakan di Kabupaten Grobogan dan Kab Wonosobo dan vaksinasi bagi masyarakat / door to door dengan vaksinasi anak pelajar diselenggarakan di Kab Kudus dan Kab Banyumas.

“Di Jepara, Pati, Brebes, Purbalingga, Banjarnegara dan Tegal khusus vaksinasi bagi pelajar,” kata Sondi.

Sedangkan di Kendal dan Banyumas melaksanakan vaksinasi booster.

“850 peserta di Kendal dan 200 peserta di Banyumas adalah target kami,” lanjutnya dalam rilisnya,Selasa (25/1/2022).

Konsep vaksinasi bagi masyarakat secara door to door diperuntukkan bagi warga yang memiliki keterbatasan menuju ke sentra vaksin.

“Sedang bagi anak guna meningkatkan imun mereka karena rentan terhadap penularan virus ini dan mencegah terjadinya cluster sekolah saat PTM,” jelas Sondi.

Dijelaskan pula bahwa di beberapa daerah juga disediakan fasilitas kendaraan menuju ke sentra vaksinasi.

“Mobilisasi warga yang rumahnya jauh dari sentra vaksin juga disediakan kendaraan guna antar jemput vaksinasi,” jelas Kabinda.

Kabinda Jateng juga menjelaskan bahwa pihaknya selama vaksinasi juga memberikan edukasi tetap menerapkan Prokes walaupun telah divaksin.

“Penerapan masker, cuci tangan dan menjaga jarak efektif mencegah penularan birus ini.” pesannya. (GusPram)

Tinggalkan Balasan