Harlah Ke-49 PPP, Siap Menggapai Kejayaan Gemilang

opini

Oleh : Adang Budaya,S.Sy.,M.H. (Wasekjen I PN AMK)

JAKARTA, new4.online – Partai yang pernah mengalami satu masa kejayaan sebagai partai Islam hasil fusi kala itu, menjadi tolak ukur cita-cita dan semangat partai berlogo Ka’bah saat ini.

Berbenah dalam segala sektor terus dilakukan, irama langkah dipersatukan dalam gerakan kolektif menuju persatuan dalam membangun partai yang solid dan fokus dalam tujuan menjemput kemenangan.

Peristiwa yang sempat menjadi batu sandungan bagi PPP di Pemilu 2019 lalu, tidak menjadikan disorientasi kader dalam berpartai.

Justru sebaliknya, momen tersebut dijadikan momen introspeksi seluruh kader untuk melakukan “muhasabah akbar” sebagai upaya evaluasi dan pemulihan seluruh organ partai, membuka pintu ishlah bagi setiap persoalan, menghindari gap antara pengurus, duduk dalam satu ruang diskusi demi mencapai kesepahaman menjadi langkah kongkrit dalam menyelesaikan setiap masalah internal partai.

Disinggung dalam Muktamar IX PPP, Ketua Umum terpilih Suharso Monoarfa berkomitmen untuk menjadi nakhkoda baru yang menjunjung tinggi nilai-nilai sejarah sebagai gerakan dalam berpartai.

Disampaikan beliau bahwa kita harus mampu meraih suara pada Pemilu 2024. Sebagaimana suara kita yang pernah hilang di masa PPP pernah jaya dan gemilang yaitu di tahun 1999 berhasil meraih 11 juta suara.”

Ini merupakan satu indikasi bahwa selain beliau memberikan semangat baru, Sang Ketua Umum juga berharap bahwa siapa pun yang menjadi kader PPP jangan pernah lupa akan akar sejarahnya.

Sebagaimana para pendiri ini telah mengajarkan akhlak dan jiwa polilik yang seimbang antara pengamalan ajaran agama dalam bernegara, sehingga mampu menampilkan wibawa dan pribadi yang elegan sebagai politisi.

Di hari lahirnya yang ke-49, tepatnya 5 Januari 2022. PPP dengan tangan terbuka siap menyambut tantangan dan aral yang menghadang.

Kesiapsiagaan itu bukan hanya retorika semata, akan tetapi dapat dibuktikan dan dilihat dari kesungguhan para pengurus partai dalam mewujudkan partai yang bisa membawa umat kepada arah yang lebih mashlahat.

Perjuangan para wakil rakyat dari Fraksi PPP di Gedung Legislatif, meski hanya tersisa 19 kursi mampu mendorong pemerintah dan DPR untuk melahirkan UU Pesantren Nomor 18 Tahun 2019, Keppres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Dana Abadi Pesantren, RUU Minuman Beralkohol dan RUU lainnya yang dipandang perlu dan layak untuk diperjuangkan untuk kepentingan umat Islam khususnya, umumnya seluruh rakyat Indonesia

Jakarta, 04 Desember 2022

Tinggalkan Balasan