KPK Tetapkan 10 Anggota DPRD Muara Enim Tersangka Kasus Suap

nasional, news

Jakarta, News4.online – Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim menjadi tersangka terkait kasus pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR Muara Enim.

Penetapan 10 tersangka ini hasil pengembangan penyidik KPK atas kasus korupsi mantan Bupati, Ketua DPRD, Plt Kadis PUPR, Kabid Pembangunan Jalan dan PPK di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim; serta seorang pihak swasta bernama Robi Okta Fahlefi..

Sementara kesepuluh anggota DPRD Muara Enim yang menjadi tersangka, yakni Indra Gani BS; Ishak Joharsah; Ari Yoca Setiadi; Ahmad Reo Kusuma; Marsito; Mardiansyah; Muhardi; Fitrianzah; Subahan; dan Piardi.

Ancaman Hukuman

Diungkapkan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, diduga kuat kesepuluh oknum ini telah menerima suap dengan nilai bervariasi dari Rp. 50.000.0000, 00 – Rp. 500.000.000, 00 dari Robi Okta Fahlefi.

“Suap tersebut guna memperlancar proyek-proyek garapan Robi agar tidak terkena campur tangan anggota dewan,” jelas Alexander Marwata . “Oleh tersangka, uang tersebut dipergunakan untuk mengikuti peilihan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim wwaktu itu.”

Saat sekarang, tambah Alex, mereka mendekam di tiga rutan berbeda guna isoman menghindari penyebaran Covid-1 di lingkungan Rutan KPK.

“Mereka akan ditahan selama 20 hari sejak 30 September 2021 – 19 Oktober 2021 dan dikenakan Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.” Pungkas Alex.

Tinggalkan Balasan