MenPANRB Keluarkan Surat Edaran Tentang Sistem Kerja Baru ASN Selama PPKM

news

JAKARTA, news4.online – Menindak lanjuti arahan Presiden mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan status terakhir penyebaran pandemi Covid-19 Menteri Pendayagunaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menetapkan sistem kerja baru bagi Aparatus Sipil Negara (ASN).

Sistem kerja baru tersebut tertuang di SE MenPANRB No. 01/2022 tentang Perubahan Ketiga Atas Surat Edaran Menteri PANRB No. 23 Tahun 2021 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19.

“SE Menteri PANRB No.25/2021 tetap masih berlaku dan ini satu kesatuan dengan SE sekarang,” kata Menteri PANRB dalam siaran persnya.

Secara rinci aturan kerja ASN dalam SE MenPANRB No. 01/2022 sebagai berikut :

Jawa dan Bali
PPKM Level 1, sebanyak 75 persen pegawai work from office (WFO).
PPKM Level 2, sebanyak 50 persen pegawai WFO.
PPKM Level 3, sebanyak 25 persen pegawai WFO.
PPKM Level 4, 100 persen pegawai work from home (WFH).

Luar Jawa dan Bali
PPKM Level 1, sebanyak 75 persen pegawai WFO.
PPKM Level 2, sebanyak 50 persen pegawai WFO.
PPKM Level 3, sebanyak maksimal 50 persen pegawai WFO. Jika ditemukan klaster Covid-19, maka akan ditutup selama lima hari.
PPKM Level 4, sebanyak 25 persen WFO. Jika ditemukan klaster Covid-19, maka akan ditutup selama lima hari.

Kantor Pemerintahan Sektor Esensial

Jawa dan Bali
PPKM Level 1, maksimal 100 persen pegawai WFO.
PPKM Level 2, maksimal 75 persen pegawai WFO.
PPKM Level 3 dan 4, maksimal 50 persen pegawai WFO.

Luar Jawa dan Bali
PPKM Level 1 dan 2, maksimal 100 persen WFO.
PPKM Level 3, maksimal 100 persen WFO.
PPKM Level 4, maksimal 50 persen WFO.

Kantor Pemerintahan Sektor Kritikal

Jawa dan Bali
PPKM Level 1, 2, 3, dan 4, maksimal 100 persen pegawai WFO.

Luar Jawa dan Bali
PPKM Level 4, maksimal 100 persen pegawai WFO. (*)

Editor : Edi

Sumber Foto : MenPANRB saat upacara

Tinggalkan Balasan