Pelatihan Literasi Jurnalistik Bagi Siswa SMPN 1 Garung Wonosobo

edukasi, Sekolah

WONOSOBO, news4.online – Pelatihan Jurnalistik pada Senin -Rabu, 27-29 Desember 2021 digelar SMPN 1 Garung kabupaten Wonosobo yang diikuti 34 siswa dengan narasumber kepala perwakilan beritalima.com berkolaborasi dengan guru – guru di sekolah ini.

Pelatihan Jurnalistik dengan tema melalui jurnalistik membuka cakrawala dunia ini dibuka oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Kukuh Haryanto, S.Pd, M.M.Pdt pukul 08.00 wib, Senin (27/12/2021).

” Melalui pelatihan ini, kami berharap para siswa kedepannya wawasannya makin luas dan dapat mewujudkan terbitnya buletin yang rutin ” katanya.

Ditegaskan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Garung bahwa kegiatan jurnalistik ini salah satu bentuk literasi sekolah di sekolahnya.

“Harapannya buletin sekolah dan mading yang rutin merupakan out put hasil pelatihan ini,” tandas Kuwat, S.Pd. “Sementara pelatihan jurnalistik sendiri merupakan produk literasi sekolah.”

Kepala perwakilan Jateng, beritalima.com menjelaskan bahwa materi yang diberikan kepada para siswa adalah menjadi jurnalis adalah menyenangkan.

“Kami paparkan mengenai jurnalistik dasar dan jurnalistik adalah kegiatan yang menyenangkan ” kata Edi Widodo.

Di waktu yang sama Ketua PWOIN (Persatuan Wartawan Online Independen Nusantara) Wonosobo menyampaikan peran wartawan di tengah-tengah masyarakat sangat penting, independensi, transparansi, profesionalisme wartawan harus benar-benar di terapkan dan dijaga dengan baik, sesuai amanah UU Pers No. 40 tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalis.

” Kami sangat mendukung kegiatan literasi jurnalis yang di isi oleh salah satu anggota PWOIN WONOSOBO tersebut dikenalkan kepada siswa-siswa, agar generasi milenial masa depan lebih cerdas dalam membaca peluang, peduli dengan lingkungan, termasuk untuk mendidik mental siswa-siswi lebih baik.ungkap Hendrawan.

Lebih lanjut dikatakan pihaknya yakin tak hanya bagaimana menyusun mading dan buletin saja namun dengan kehadiran narasumber Jurnalis / Wartawan yang berkompeten di bidangnya secara tidak langsung siswa-siswi akan mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat bagi mereka.

“Dengan kegiatan ini kami berharap mereka(para siswa) memiliki keahlian khusus dalam dunia jurnalisme. ” pungkas Hendra. (Gus Pram)

Tinggalkan Balasan