Resmi Dilantik Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Temanggung Periode 2021-2023

news, Peristiwa, Regional

TEMANGGUNG, news4.online – Pelantikan resmi Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Temanggung periode 2021-2023 dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah IPM Provinsi Jawa Tengah di Graha Bhumi Phala Temanggung, Sabtu (18/6/2022).

Dalam kegiatan pelantikan IPM periode 2021-2023 tersebut dihadiri langsung oleh perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Temanggung, Polres Temanggung, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Aisyiyah, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Tapak Suci, Ikatan Pelajar NU (IPNU), Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU), serta seluruh organisasi terkait.

Afif Kurniawan selaku Ketua Panitia Pelantikan Pimpinan Daerah IPM Kabupaten Temanggung mengatakan, bahwa setelah prosesi pelantikan selesai, dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah untuk menentukan program kerja.

“Alhamdulillah, pelantikan ini dilantik langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah,” ungkapnya.

Lanjut afif, Terdapat 30 orang anggota yang dilantik di Graha Bhumi Phala. Dari 30 orang tersebut dibagi menjadi beberapa bidang yaitu Bidang Umum, Bidang Organisasi, Bidang Perkaderan, Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan, Bidang Kajian Dakwah Islam, Bidang Advokasi, Bidang Kewirausahaan, serta Bidang Lembaga Informasi Media.

“Untuk sebagian besar anggota diambil dari pelajar tingkat SMP dan SMA, tapi untuk kepemimpinan, seperti ketua bidang atau ketua umum, kami masih mengambil dari teman-teman yang baru lulus atau baru masuk kuliah,” jelasnya.

Hal tersebut, sambung Afif dimaksudkan untuk mengkader anggota muda agar siap mental maupun materi.Adapun tugas dan fungsi dari IPN sendiri diantaranya untuk pembinaan terhadap pelajar, khususnya pelajar Muhammadiyah. IPN juga diberi tanggung jawab untuk menjadi advokat sebaya antar pelajar, serta memberikan sosialisasi tentang kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba dan sebagainya.

“Jadi untuk IPM itu sebagai tutor sebaya agar lebih masuk di hati teman-teman pelajar, karena lebih nyaman ketika ngobrol maupun diskusi,” tandasnya. (gus)

Tinggalkan Balasan