Sakit Hati Dihina, Motif Terbunuhnya Wanita Cantik yang Dibuang di Sungai Kemadu Kaliwiro

news, Peristiwa

WONOSOBO, news4.online – Pembunuhan yang menggegerkan jelang akhir tahun 2021 dengan ditemukannya mayat perempuan cantik yang bertato di bawah jembatan Kemadu desa Ngadisono kecamatan Kaliwiro kabupaten Wonosobo dalam waktu singkat berhasil diungkap pihak Polres Wonosobo.

“Dalam seminggu kasus ini berhasil diungkap Satreskrim,” tutur Kapolres Wonosobo.

Menurutnya pembunuhan tersebut bermotifkan sakit hati terhdap korban.

“Pelaku SS dan korban FN sudah saling kenal ,” kata AKBP Ganang Nugrojo Widhi, dalam press rilis, Jumat (7/1/2022).

Bahkan, lanjut Kapolres, FN sudah beberapa kali terima uang dan barang dari tersangka.

“Setelah korban terima handphone Apple XS Max, SS mengajak wanita ini untuk melakukan hubungan suami istri,” tambahnya.

Saat korban menolak dengan alasan datang bulan, SS kemudian meminta kembali handphone yang diberikannya.

“Korban menjawab ke SS bahwa bila dirinya tidak punya uang tidak usah mendekati perempuan karena miskin,” ungkap Kapolres Wonosobo.

Menurut Ganang, adanya kata yang menyinggung perasaan tersebut membuat tersangka emosi.

“SS kemudian mengambil tali yang telah disiapkan sebelumnya dan menjerat korban. Setelah meninggal, mayatnya dibuang di sungai Kemadu,” jelas Kapolres Wonosobo.

SS pun membenarkan bahwa dirinya sakit hati setelah mendengar kata-kata FN.

“Saya sudah sering memberinya uang dan benda, saat ditanya arah hubungan mereka ke depannya jawabannya tidak mengenakan hati,” kata pria kelahiran 1995 ini.

“Ia menghina bahwa saya miskin tidak perlu mendekati perempuan, kata-kata ini yang membuat saya emosi dan membunuhnya,” ucap SS.

Atas perbuatan yang dilakukannya, pihak kepolisian menjeratnya dengan pasal 338, 340 dan 353 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan berencana atau penganiayaan yangbdirencanakan mengakibatkan meninggal dunia.

“Dancam 20 tahun penjara atau penjara seumur hidup atau hukuman mati.” Tandas Ganang. (GusPram)

Tinggalkan Balasan