Saling Tukar Gagasan serta Ide AMK dan Dewan Pemuda PAS Sharing Politik Kepemudaan

nasional, news, Peristiwa

 

 

JAKARTA, news4.online – PN AMK untuk kali kedua mendapatkan kunjungan dari organisasi kepemudaan Malaysia, sebelumnya menerima kunjungan Majelis Belia Malaysia (Malaysian Youth Council) dan kali ini rombongan dari Pengurus Pusat Dewan Pemuda PAS Malaysia datang ke kediaman Ketum AMK Rendhika Harsono pada Rabu, (17/08/2022), bertepatan HUT Kemerdekaan RI ke 77.

 

Perlu diketahui Dewan Pemuda PAS merupakan sayap kepemudaan dari Partai Islam Se-Malaysia (PAS).

Seperti halnya PPP, partai politik yang berazaskan Islam, PAS juga merupakan partai politik berasaskan Islam di Malaysia yang didirikan oleh Ahmad Fuad Hassan, yang bearti kedua partai ini memiliki kesamaan azas dan semangat perjuangan dalam bingkai azas Islam.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Pengurus Pusat Dewan Pemuda PAS Malaysia yang dipimpin Tn. Abdul Muntaqim Bakar, yakni Muhammad Ehsan Shaari, Bazli Md. Yusoff, dan Mohd. Zaim Irsyad serta Zainal Abidin.

Sedangkan Ketum Rendhika dalam acara silaturahmi AMK dan Dewan Pemuda PAS didampingi oleh Jajaran PN. AMK Ketua Dewan Pembina AMK, Joko Purwanto, Sekretaris Jenderal, Ainul Yaqin, Bendahara Umum, Rina Fitri, Wasekjen Bidang Fungsional, Adang Budaya, Wasekjen Bidang Struktural, Nadya Hasna Humaira, Ketua Bidang Hukum, Denny Felano, Ketua Bidang Media, Geni, Kepala Kesekretariatan, M. Ficky, Candra Winata, dan Balqis.

 

Tn. Abdul Muntaqim Bakar mengatakan, Kami Dewan Pemuda PAS dari Malaysia berkunjung ke PN AMK di Indonesia agar dapat menjalin silaturahmi dan saling membangun jejaring kerja sama di bidang politik kepemudaan.

 

“PAS dan PPP merupakan partai politik yang berazaskan Islam, kita bisa belajar dari AMK sebagai organisasi kepemudaan PPP, sebab Pemuda PAS juga banom dari Partai Islam Se Malaysia, ada hal yang bisa disinergikan, tukar pengalaman dan ilmu, bagaimana mengelola organisasi pemuda dan tantangan nya,” terangnya.

 

Sementara menurut ketua umum AMK, Rendhika Harsono tantangan sebagai Banom Partai Islam adalah sebuah amanah yang besar, tidak hanya menjadi bagian perubahan dan motor penggerak anak-anak muda dengan kompleksitasnya, namun juga dituntut adaptif dan progresif membaca dan melebur metode pendekatan kepada anak-anak Muda, untuk melihat AMK ataupun PAS sebagai ruang ekspresi yang mewakili mereka.

 

“Pola komunikasi dan distribusi informasi melalui media sosial sangat signifikan terhadap sudut pandang anak-anak muda terhadap AMK, dengan memberikan space khusus kepada mereka, bisa menjadi magnet keterwakilan mereka untuk kebebasan berekspresi atas potensi yang beragam,”jelasnya.

 

“AMK dan PAS bisa saling bertukar pengalaman, saling belajar tentang posisionig yang tepat cara mengelola Banom partai Islam, tanpa mengurangi esensi perjuangan partai Islam di ruang politik masing-masing negara yang berbeda,” pungkas Rendhika.(gus)

 

 

Tinggalkan Balasan