kaya dengan hutang

Strategi Penggunaan Uang Pinjaman Jadi Kaya

bisnis, Inves, lifestyle


Tnews4.online Tak terhitung berapa banyak para peminjam hutang baik online maupun tradisional yang semakin terpuruk dalam jurang yang semakin dalam kondisi ekonominya. Penyebab utamanya adalah dalam manajemen keuangannya yang amburadul dan kebiasaan tidak disiplin. Hal tersebut dapat diatasi dengan berbagai strategi yang akan kami bagikan kepada Anda agar walaupun kita memiliki hutang yang menumpuk diberbagai tempat bahkan kita akan terangkat dari keterpurukan sehingga perekonomian keluarga akan meningkat dan tanpa beban hutang lagi. Simak penjelasan berikut :

  1. Disiplin
    Disiplin dalam konteks ini adalah kita berdisiplin dalam pemisahan uang pribadi dan uang usaha dan berkomitmen dana pinjaman digunakan hanya untuk peningkatan produktifitas kerja. Strategi pertama ini kita gunakan untuk mempermudah dalam mengontrol uang kas, yang berupa pemasukan dan pengeluaran kita. Caranya memisahkan arus kas dengan membuat rekening yang berbeda.
    Kita harus selalu mengingat bahwa tujuan awal kita mengajukan pinjaman adalah untuk pengembangan bisnis, bukan untuk kegiatan konsumtif seperti belanja, wisata, makan maupun keperluan pribadi lain. Sehingga dana pinjaman yang diterima benar-benar digunakan untuk meningkatkan produktifitas kerja, misalnya mengikuti pelatihan kerja, pengadaan peralatan dan pelengkapan kerja dan menambah bahan baku produk bisnis..
  2. Membuat catatan keuangan
    Dana yang kita terima maupun pengeluarannya dicatat sedetail mungkin, hal ini mempermudah kita mereviev keuangan mana yang perlu dikeluarkan dan mana yang masih bisa ditunda.
  3. Lakukan Transformasi Pinjaman
    Lakukan segera transformasi pinjaman yang sudah dimiliki agar tidak semakin dalam jurang keterpurukan. Gali lubang tutup lubang dalam berhutang tidak harus dihentikan bila kita mampu mengelolanya. Dalam lakukan transformasi ini salah satunya kita berhutang disatu tempat untuk menutup hutang lain, namun dengan pengelolaan finansial yang cerdas. Ilustrasinya sebagai berikut !
    a. Kita boleh lakukan pinjaman di lain tempat bila bunganya lebih rendah dibandingkan bunga pinjaman sekarang dan hanya digunakan untuk menutup utang sebelumnya.
    b. Kadang kita terima dana tak terduga, gunakan dana tersebut untuk menutup atau mengurangi angsuran pinjaman yang memiliki bunga tertinggi. Intinya adalah mengurangi beban bunga pinjaman.
  4. Berinvestasi “Gearing”
    Ini merupakan istilah baru bagi Anda. Istilah ini pada intinya adalah kita manfaatkan dana pinjaman kita untuk berinvestasi dengan bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan bunga pinjaman kita. Investasi ini berupa pembelian saham, reksadana maupun properti. Sederhananya, gunakan dana pinjaman kita untuk membeli aset yang bukan liabilitas. Mengapa disebut liabilitas? Karena aset tersebut tidak menghasilkan arus kas positif seperti pembelian rumah pribadi. Bila ini tetap dipaksakan maka kita akan menjadi budak hutang selama pinjaman ini belum lunas. Berbeda dengan pembelian properti yang sekiranya sudah menguntungkan maka properti tersebut kita jual kembali.
    Ubahlah mindset kita sejak sekarang dengan melakukan memanfaatkan dana pinjaman dari orang lain demi keuntungan sendiri guna meningkatkan Return of Investmen (ROI) lebih cepat dan akan memperoleh keuntungan tak terbatas. Berani !

Tinggalkan Balasan