Terseret Air Bah di Kalikarung 1 Orang Tewas

news, Peristiwa

WONOSOBO, news4.online  – Sundiyah warga dusun Pucung Gajih desa Kalikarung kecamatan Kalibawang kabupaten Wonosobo saat memetik palawija di ladangnya yang terletak di pinggir aliran sungai Tulung terseret banjir bandang dan saat ditemukan yang berjarak 350 m dari tempat semula sudah dalam keadaan meninggal.

Diketahui air bah tersebut berasal dari ambrolnya tanggul genangan air di Blok Perhutani Petak 39 L yang berada di desa Karangsambung kecamatan Kalibawang.

Genangan air seluas 3 hektare dengan kedalaman 3 -9 meter tersebut akibat dari material longsor pada 14 Maret 2022 lalu dan berada di atas desa Karangsambung.

Disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo Bambang Triyono jebolnya tanah penahan genangan air tersebut saat petugas gabungan sedang melakukan pengurangan debit air.

“Waktu petugas gabungan sedang melakukan penyedotan tiba-tiba airnya surut dengan cepat dan tidak diketahui bahwa di lokasi lain tanah penahannya ambrol,” katanya.

Terpisah Kasi Humas Polres Wonosobo membenarkan bahwa saat petugas sedang menyedot air di genangan tersebut yang berjarak 500 m dari lokasi ternyata tanggul penahan air jebol.

“Sekitar pukul 9 pagi petugas sedang menguras air genangan ke saluran drainasi pinggir jalan Kalibawang – Sapuran di lain tempat berjarak 500 m tanggulnya jebol,” jelas AKP Slamet, Sabtu (26/3/2022).

Sementara korban saat ditemukan sudah dalam keadaan mengapung dan tersangkut ranting pohon.

“Korban ditemukan sudah meninggal dan saat sekarang sudah diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan.” pungkasnya.

Akibat kejadian ini ratusan hektare sawah warga Kalikarung rusak.

“Ratusan sawah rusak berat sedangkan nilainya masih dalam perhitungan pihak terkait.” terang Bambang Triyono.

Warga pun dihimbau untuk waspada terhadap longsoran susulan.

“Tetap tenang dan hati- hati terhadap longsoran susulan.” imbaunya. (*)

Tinggalkan Balasan